Senin, 06 November 2017

Pure Love

What's the purest love in this world?
It's mother's love
What's make it pure?
Mother's love has sacrifice, consistency and unconditional

Don't wish those kind of love from anyone
Only a great person who has it

And I don't believe any other love, but mother's love

Kamis, 02 November 2017

Pikiran Terbalik

Pernahkah kamu merasa pesimis? Pernahkah kamu merasa skeptis pada dirimu sendiri atau orang terdekatmu? Pernahkah kamu merasa dunia ini sungguh tidak adil, karena kau merasa tersakiti?
Lalu, pernahkah kamu memikirkan semua itu, dan semuanya terasa sangat berat?
Jika iya, mungkin kamu bisa mencoba berpikir dengan Pikiran Terbalik.

Jika kamu kehilangan kepercayaan pada seorang teman, dan kamu yakin bahwa kamu tidak akan bisa kembali berteman tanpa kepercayaan, apakah lantas kamu akan pergi dan mencari teman lain?
Dengan pergi, ya, masalahmu dengan temanmu akan selesai. Mungkin kalian tak akan saling bertegur sapa, dan kalian akan memiliki hidup kalian masing-masing. Tapi masalahmu dengan dirimu sendiri tak akan pernah selesai. Kamu akan selalu hidup dalam rasa kecewa. Tidakkah kamu mau mencoba untuk berpikir terbalik? Jika pertemanan tidak bisa dijalin tanpa kepercayaan, kenapa kamu tak mencoba untuk menumbuhkan kembali kepercayaan itu? Tidak ada lagi kepercayaan, bukan berarti menutup kemungkinan untuk dapat percaya. Daripada mengeluhkan tidak adanya kepercayaan, kenapa kamu tak berusaha menumbuhkan kepercayaan kembali?

Mungkin kamu terlalu kecewa dengan orang disekelilingmu. Sehingga kamu tidak mau atau merasa tidak mampu untuk menerima keadaan. Kamu bisa mencoba memposisikan dirimu pada orang yang mengecewakanmu. Dia juga pasti punya rasa kecewa, tak hanya kamu. Cobalah memahami orang yang mengecewakanmu. Maka rasa sakitmu akan sedikit berkurang. Kamu tidak akan berfokus pada perasaanmu sendiri. Sedikitlah ber-empati. Merasakan sakitnya orang lain untuk bisa lebih memahaminya. Maka kamu akan lebih mudah untuk melepaskan rasa kecewa, atau rasa sakit yang kamu rasa.

Mudahkah untuk berpikiran terbalik? Tidak. Tapi jika kau berhasil melepas ke-aku-anmu, maka jalanmu akan lebih mudah. Ego, keakuan, yang terus dipelihara, hanya akan terus menyakitimu. Memaksamu berpikir bahwa kamulah yang paling sakit, paling menderita, paling diperlakukan dengan tidak adil. Jika kamu tak lagi memikirkan diri sendiri saja, dan berusaha memikirkan orang lain, mencoba berpikir sebagai orang lain, maka memahami orang lain akan menjadi lebih mudah. Lalu, kamu akan lebih mudah melepaskan rasa kecewa, atau rasa sakitmu. Bebanmu akan jauh berkurang.

Ketika kamu memulai sesuatu dengan baik, lancar, bahagia, namun pada akhirnya berakhir dengan kekacauan, mungkin kamu akan berpikir, semua itu berawal dari kesalahan. Kenapa tidak berpikir, pasti ada yang salah dalam proses atau perjalanan yang sudah dilalui. Jika sesuatu berawal dengan baik, pasti akan bisa berakhir dengan baik juga. Kecuali kamu adalah tipe orang yang mau segalanya sempurna. Cacat sedikit, buang, cari yang lain. Kalau sudah begitu, tak bisa dibantah lagi. Tapi ingat, kamu akan selalu mencari, membuang, dan kembali mencari. That's your choice, anyway :)

Tentang pikiran terbalik, aku ingat sebuah kisah seorang teman. Dia dan pasangannya, saling mencintai. 
Yang laki-laki suka membaca, yang perempuan suka mendengarkan musik. Ketika mereka mulai berpacaran, mereka saling menunjukkan rasa cinta dan perhatian mereka dengan saling memberikan kado. Yang laki-laki selalu memberi kado berupa buku pada pacarnya. Yang perempuan selalu memberi kado berupa CD musik-musik favoritnya.
Buku adalah benda kesukaan si laki-laki, bukan si perempuan. Apakah kira-kira si perempuan suka?
CD adalah hal favorit si perempuan, bukan si laki-laki. Apakah kira-kira si laki-laki suka?
Padahal maksud mereka sama-sama baik. Mereka sama-sama mau menyenangkan pasangan mereka. Tapi ternyata cara mereka salah. Mereka hanya menyenangkan diri mereka sendiri.
Kadang kita terlalu fokus dengan diri kita sendiri. Memberi kado atas dasar apa yang kita suka, belum tentu akan disukai orang lain. Kenapa tidak mencoba berpikir sebagai orang lain?

Seseorang pernah bilang, hidup ini adalah tentang aksi-reaksi. Apa yang dilakukan orang lain ke kita, adalah reaksi dari apa yang aksi yang kita lakukan. Begitu juga sebaliknya. Jika kita menginginkan orang lain melakukan suatu hal, kita harus melakukan sesuatu yang membuat mereka melakukan hal tersebut.  
Jika kita mengharapkan orang berbuat sesuatu, tanpa kita berbuat apapun, silahkan terus bermimpi saja.hehe

Jika berpikir normal tidak banyak membantumu, cobalah berpikir terbalik.
Susah? Iya.
Sakit? Iya.
Tapi jangan lupa, kalau berhasil, akan sangat membantumu.
Ingat saja, semua hal di dunia ini perlu proses. Kadang, prosesnya sederhana. Tapi kadang proses itu terasa berat dan menyakitkan. Kata temanku, hasil tak akan mengkhianati proses.
Jika tidak mau berproses, ya sudah, mending jadi raja dulu aja, biar segala keinginan bisa terpenuhi dengan tunjuk-tunjuk aja, tanpa perlu berproses ;)


Jumat, 13 Oktober 2017

Live Here and Now

Sekarang aku mendapatkannya
Obat untuk penyesalan
Plus untuk kekecewaan
Plus untuk kekhawatiran juga
Sebenarnya itu bukanlah hal baru
Jawabannya adalah merasakan momen 'sekarang'

Untuk apa menyesali hal yang telah terjadi?
Apakah dengan larut dalam penyesalan bisa merubah keadaan?

Untuk apa mengkhawatirkan masa depan?
Apakah yang dikhawatirkan akan benar-benar terjadi?

Kalau kita kecewa dengan suatu hal, apakah akan membuat kita jadi lebih baik?
Seperti misalnya, mengetahui sesuatu yang disembunyikan atau mengecewakan. Menyakitkan,memang, hidup dalam kekecewaan. Tapi apakah dengan kecewa akan memperbaiki hidup kita? Tidak. Justru akan memberatkan hari-hari kita.
Biarkan orang lain melakukan hal yang mereka mau. Setiap hal yang dilakukan adalah tanggung jawab mereka. Biarin aja. Let it be. That's their problem(s), not ours.

Feel the moment
In every breath you take
The present moment
Here and now
Forget about the past
Don't think about future
Just live the present

Kamis, 12 Oktober 2017

Do What You Want

Do what you wanna do
What you wanna do
Do what you want
Do what you wanna do
What you wanna do
Do what you want

Look at everybody lookin'
Checkin' a reflection
What do you see?
Scratchin' at the surface
Searchin' for a purpose
Who do you wanna be?
A dick? A Jane? A King? Just a link on a chain?
And when you think this thinking drives you insane
It will
You need to get it out of your brain
And just...

Do what you wanna do
What you wanna do
What do you want?
Do what you wanna do
What you wanna do
Do what you want

Makin' up your own rules
Swimmin' in your own pool
Changin' the game
Give your life a good shake
Do it for your own sake
Never the same
Be loud, be still, be anything you want and you will
Be anything as long as it's real
Do what you feel...
And just...

Do what you wanna do
What you wanna do
What do you want?
Do what you wanna do
What you wanna do
Do what you want
What it it you want?

Source

my space

This is my space
The world in my words
Everyone has it
So do you
Everyone can read mine
But not to get in to it
Please mind your own space
You have your own world to care about
Your hidden pleasure

Senin, 02 Oktober 2017

Litost

And how long must I stay?
Will I lay by your side
Just to say that I'm yours
And you'll never be mine
...
And I swear I'll stay with you
But I just can't forgive you myself
And I'll never be whole again 



from: Litost by X Ambassadors

Minggu, 01 Oktober 2017

Healing from not Having

Happiness is contagious
At least for me
When I see someone happy having something I don't, it simply makes me happy
At least I can feel the warmth of the happiness

I always try not to envy on what I don't have
Instead, I feel glad for other's happiness
If I can't earn for myself, I try to help others
When I see them happy, I can feel a bit warmth of happiness from it

We can't have, but we can see and feel happy
This is one of my way for healing





But, still, I don't have the cure for regreting the stupid thing I did yet